Bupati Bangga Antusias Vaksinasi di Kukar Sangat Tinggi

Bupati Bangga Antusias Vaksinasi di Kukar Sangat Tinggi

kukarnews.id, TENGGARONG - Pelaksanaan vaksinasi massal kembali digelar untuk masyarakat umum khususnya yang berdomisili di wilayah kecamatan Tenggarong dan sekitarnya yang berlokasi di Terminal Tangga Arung.


Tampak masyarakat secara bergantian diperiksa kondisi kesehatan oleh para petugas, kemudian setelah dinyatakan layak dan aman selanjutnya menerima vaksinasi dosisi pertama untuk vaksin jenis AstraZeneca.


Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengaku bangga antusias masyarakat untuk penerima vaksinisasi ini sangat tinggi. Tercatat 1 jam dibuka, target penerima vaksin sudah terisi dan ditutup pendaftarannya. 


"Kami menyampaikan penghargaan terima kasih pada seluruh masyarakat khususnya kecamatan Tenggarong dan sekitarnya. Tadi saya dilapori targetnya 500 orang pada hari ini, sekitar jam 9 tadi informasinya sudah terdata semua habis," ungkap Edi Damansyah.


Lanjut Edi, bahwa kondisi tersebut menunjukkan keinginan masyarakat untuk menerima vaksin cukup tinggi. "Jadi itu menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi, semoga pelaksanaan vaksinasi di Kutai Kartanegara ini terus berjalan dengan baik, seiring kita menyesuaikan dengan keberadaan stock vaksinasi yang dikirim dari Kementrian Kesehatan RI," tambahnya.


Dirinya juga bersyukur vaksin jenis AstraZeneca ini diterima baik oleh masyarakat, sebagai upaya percepatan vaksinasi di Kukar. Dari sasaran 548.000 yang ditetapkan di Kukar, pencapaian target baru sekitar 20 persen. 


"Alhamdulillah, saya kira inilah bagian kekuatan yang ada di Kutai Kartaengara bagaimana masyarakat selalu melihat yang dilakukan pemerintah, bagaimana pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Kartanegara," tuturnya.


Edi Damansyah secara khusus menghimbau kepada masyarakat jangan ragu untuk datang ke pusat pelayanan vaksinasi yang sudah disediakan Pemkab Kukar, jika menemukan hal yang tidak jelas terkait masalah vaksinasi, maka sebaiknya bertanya kepada yang ahli dibidangnya, seperti para tenaga kesehatan. 


"Jangan terprovokasi oleh satu dua tiga orang yang tidak bertanggung jawab, karena saya memastikan bahwa pemerintah itu memberikan perlindungan kepada masyarakat," tegasnya.


Dirinya berharap masyarakat bisa bekerjasama dengan baik, sehingga vaksinasi ini bisa berjalan dengan lancar di Kutai Kartanegara.


Sementara itu Farai salah satu peserta vaksinasi mengaku bersyukur bisa menerima vaksin dari pemerintah. Setelah sekian lama menunggu akhirnya bisa mendapatkan vaksin untuk dosis pertama. "Alhamdulillah dapat kesempatan," ungkapnya.


Usai menerima vaksinasi dirinya juga mendapatkan penjelasan secara lengkap dari petugas vaksinasi massal terkait gejala yang mungkin akan timbul usai menerima vaksin. "Untuk efek yang lebih serius ada Call Center-nya," 


Untuk diketahui vaksin jenis AstraZeneca ini berbeda dengan vaksin jenis lainnya, penerima vaksin memiliki jarak waktu sekitar 3 bulan, untuk bisa kembali menerima vaksin dosis kedua. (adv/dkom/kn1)