Edi Tinjau Vaksinasi Pelajar dan Lansia di Muara Muntai
kukarnews.id , KUTAI KARTANEGARA - Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kutai Kartanegara (Kukar) terus melandai seiring dengan banyaknya kesembuhan para pasien. Hal ini selain masyarakat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) juga karena faktor sasaran vaksinasi yang terus meningkat dan menyasar hingga ke pelosok desa di wilayah Kukar, baik masyarakat yang berada di daratan, di perairan danau, sungai maupun delta mahakam.
Komitmen pencapaian vaksinasi dan dalam rangka upaya pemerintah melindungi warga inilah yang terus dipegang Bupati Kukar, Edi Damansyah. Guna memastikan distribusi vaksin hingga di pelosok desa, Edi Damansyah memantau secara langsung bahkan menginap selama 3 hari ini Kecamatan Muara Muntai sejak 6 hingga 8 Oktober 2021.
Edi menjelaskan meskipun berada di wilayah perairan dan sangat jauh dari daratan, dirinya bangga antuasias masyarakat luar biasa sekali bahkan anak-anak dan ibu hamil tujuh bulan pun turut divaksin. Dari target sasaran sebanyak 14.900 orang di Kecamatan Muara Muntai, kini sudah mencapai 56,6 persen menuju pembentukan herd imunitty atau kekebalan kelompok.
“Alhamdulillah saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim satgas Covid-19 setempat, berkat kerja keras mereka perlahan penanganan pandemi terus terkendali,” ungkap Edi Damansyah saat meninjau pelaksanaan vaksin, Jumat (8/10/2021).
Guna cepat mencapai target 70 persen, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat supaya nanti bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Kukar. Daman optimis, hingga akhir tahun ini bisa mencapai target tersebut, selama dosisnya ada.
“Proses vaksinasi ini terus bergerak di 18 Kecamatan, dan saya tetap ingatkan bahwa perjuangan ini belum usai, jadi kami tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan,” ungkap Edi yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas penanganan Covid-19 Kukar.
Sementara Kepala Puskesmas Muara Muntai, dr Eria Nida menerangkan dengan kecamatan yang dikelilingi perairan tentu jarak tempuh puskesmas dan beberapa desa menjadi tantangan tersendiri. Namun itu bukan suatu masalah yang berarti, pihaknya berinisiatif menjemput bola guna masyarakat mendapatkan haknya.
“Karena dikelilingi perairan sehingga kami pelaksanaan vaksin itu jemput bola. Kami datangi ke desa-desa,” tutupnya. (adv/pkom/kn1)
admin