Maksimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Bupati Edi Damansyah Launching SIPDOKTER

Maksimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Bupati Edi Damansyah Launching SIPDOKTER

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah secara resmi melaunching aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Dokter Terintegrasi (SIPDOKTER) yang berlangsung di Ruang Auditorium Gedung Merak, Lantai 3 Rumah Sakit AM Parikesit Tengggarong, Rabu (22/5/2024).

 

Proyek perubahan dari dr. Santi Rini ini memanfaatkan kemajuan teknologi digitalisasi, dengan tujuan mempermudah aktivitas masyarakat yang berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Parikesit Tenggarong.

 

Hadirnya aplikasi inipara dokter bisa lebih teratur dalam melakukan visit rawat inap, pelayanan poli rawat jalan maupun kegiatan lainnya. Sehingga bisa lebih terkoordinasi dengan tepat dan baik.

 

"Saya launching aplikasi SIPDokTer, dan aplikasi ini bahkan sudah diterapkan di beberapa poli spesialis seperti spesialis jantung dan penyakit dalam," jelas Bupati Edi Damansyah.

 

Dirinya menyebut secara sederhana aplikasi SIPDokTer merupakan sistem layanan yang hadir di Rumah Sakit AM Parikesit, utamanya di sejumlah poli dan memiliki tugas pokok sebagai pembagi dan pemerata jadwal tugas para dokter. Aplikasi ini juga telah diuji coba di sejumlah poli dan beberapa pasien yang berobat di Rumah Sakit AM Parikesit Tengggarong.

 

"Sudah kita lihat bersama tadi dari review dari beberapa pasien yang menyebutkan pelayanannya lebih cepat. Artinya jam kerja Dokter pun terkontrol dengan hadirnya aplikasi ini," tambahnya.

 

Edi juga memberikan apresiasi tinggi pada aplikasi yang merupakan proyek perubahan usungan Dokter Santi ini. Ia menyebutkan bahwa perubahan seperti ini memang diperlukan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Ia berharap dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah kinerja para dokter, karena pelayanan yang disediakan secara manual kini hadir dengan tampilan yang lebih praktis. Serta dapat disupport oleh semua pihak agar konsisten dan berkelanjutan.

 

"Harapan saya ini bisa diterapkan dengan konsisten khususnya pada teman-teman jajaran Rumah Sakit AM Parikesit. Saya paham jika ada resistensi di internal terkait perubahan yang bisa jadi mengganggu zona nyaman, tapi saya harap semuanya dapat menyesuaikan dan beradaptasi sehingga tujuan akhirnya untuk dapat menghadirkan pelayanan yang nyaman dan berkualitas pada warga masyarakat dapat terlaksana dengan baik," tutupnya. (adv/diskominfokukar/kn2/rhi)