MPP Ramai Dikunjungi Ratusan Masyarakat, Sediakan 430 Jenis Layanan Publik

MPP Ramai Dikunjungi Ratusan Masyarakat, Sediakan 430 Jenis Layanan Publik

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dinaungi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kini telah memiliki sebanyak 430 jenis layanan dari 28 entitas pelayanan publik yang ikut berkantor di MPP. 


Kepala Dinas DPMPTSP Kukar, Bambang Arwanto, saat ini banyak pelayanan yang sudah bisa di akses langsung oleh masyarakat di MPP. Seperti layanan pajak, imigrasi, pembuatan paspor, notaris, kesehatan, kantor pos, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, perbankan, layanan usaha, pembuatan KTP, pendaftaran nikah, hingga penyediaan wadah melangsungkan akad nikah. 


Sejak dibuka Februari lalu, Bambang menyebutkan, masyarakat yang ingin mengurus administrasi terus mengalami peningkatan. Yang awalnya hanya puluhan orang yang datang. Sekarang bisa mencapai 400an orang per harinya. 


“Ratusan per hari untuk semua layanan. Layanan paling banyak diakses adalah pajak, imigrasi, Samsat, dan Dukcapil,” ucap Bambang. 


Sedangkan untuk Indeks kepuasan publik terhadap MPP telah mencapai 93,11 persen dengan delapan variabel yang dapat dipenuhi dengan sangat baik, kategori A+. Sebab, pengunjung yang telah mendapat pelayanan publik akan diberikan kuesioner sebagai umpan balik layanan yang diberikan. 


"Bahkan beberapa camat juga meminta agar kami melakukan sosialisasi di kecamatan sehingga masyarakat mengetahui bahwa MPP sudah membuka pelayanan publik yang lengkap.  Dan ini akan dilakukan secara bertahap, " pungkasnya. 


“Beberapa Camat juga sudah meminta agar kami melakukan sosialisasi di kecamatan agar masyarakat tahu bahwa MPP sudah membuka layanan publik yang lengkap. Ini akan kita lakukan bertahap, karena warga kecamatan masih banyak yang belum mengetahui,” jelasnya. 


Kedepannya, pihaknya akan mengubah MPP menjadi digital secara keseluruhan, terfokus untuk layanan kesehatan. Bambang mengatakan, bakal segera mencoba teknologi yang sedang ramai diperbincangkan banyak masyarakat dunia yaitu dengan menggunakan teknologi metaverse. (adv/diskominfo/kkr/kn1/rhi)