Pengembangan Budidaya Ikan dan Nelayan, Pemkab Kukar Siapkan Anggaran Rp 11 Miliar

Pengembangan Budidaya Ikan dan Nelayan, Pemkab Kukar Siapkan Anggaran Rp 11 Miliar

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 11 Miliar yang dipergunakan untuk pengembangan usaha kepada para pembudidaya ikan dan nelayan di wilayah Kukar. 

Hal ini didasari dari data statistik tahun 2020, yang menunjukkan bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar berhasil menghasilkan produksi berbagai jenis ikan dengan jumlah 202.277 ton dengan profit Rp6,6 miliar per tahun. 

Ini merupakan buah prestasi dari 37.775 nelayan dan pembudidaya ikan yang tersebar di 18 Kecamatan di Kukar. Tentunya tak lepas dari peran dan fungsi DKP Kukar dalam menjalankan program-program dengan efektif. 

Sekertaris DKP Kukar, Muslik menerangkan, program yang selama ini berjalan pun tak lepas dari arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah dengan merujuk pada visi dan misinya, dan telah berjalan sejak awal tahun 2021.

“Program unggulan ini, telah tertuang dalam RPJMD dan akan diharmonisasi dengan program dinas,” terang Muslik.  Muslik mengatakan, Kukar memiliki potensi sumber daya alam yang begitu besar, khususnya sektor perikanan. Terlihat dari panjang sungai dan garis pantai di Kukar. Sehingga potensi perikanan dan kelautan di Kukar tidak perlu diragukan lagi. 

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Edi Hariadi menambahkan, keberlangsungan usaha pembudidaya dan nelayan diharapkan dapat terus berkesinambungan.

Melalui program DKP Kukar yang ada, mereka berkolaborasi dengan anggota DPRD Kukar melalui program aspirasi. Selama ini, bantuan pun telah digelontorkan, yakni berupa alat penangkap ikan, GPS, fish finder dan perahu serta mesin tempel. 

Kemudian, ada juga program bagi nelayan, yaitu pelatihan pembuatan perahu fiber. Yang dapat digunakan untuk mengisi waktu nelayan saat di luar musim tangkap. “Agar nelayan bisa memperbaiki perahunya sendiri atau mengembangkan usaha sampingan,” ucap Edi. (kn1)