Permudah Database Jalan Pemukiman, Dinas Perkim Aplikasi Si Jangkung
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kutai Kartanegara menluncurkan aplikasi Sistem Informasi Jalan Lingkungan (Si Jangkung). Aplikasi ini merupakan hasil dari aksi perubahan yang dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman, Andi Muhammad Yahya.
Pembuatan sistem informasi jalan lingkungan ini dilatarbelakangi oleh kondisi database Disperkim yang sebelumnya belum dikelola dengan baik. Pencatatan aset dan data kebutuhan rencana setiap tahunnya belum tersusun secara rapi. Hal ini dapat menyebabkan masalah tumpang tindih kewenangan atau pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan.
Hadirnya aplikasi Si Jangkung, diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah tersebut. Aplikasi ini akan membantu dalam mengelola dan menyusun database mengenai jalan lingkungan secara lebih efisien. Dengan informasi yang terorganisir dengan baik, diharapkan dapat menghindari tumpang tindih kewenangan atau pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan yang tidak terkoordinasi.
"Kita harap ke depannya bisa membantu Dinas Perkim dalam perencanaan maupun pembangunan jalan lingkungan yang ada di Kukar," kata Kabid Pembinaan, Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Andi Muhamad Yahya, Rabu (31/5/2023).
Manfaat lainnya, masyarakat bisa mengakses aplikasi tersebut sebagai sarana monitoring dan koreksi. Di dalamnya juga akan ada program yang telah dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Ke depan, kepala desa bisa menyampaikan usulan atau rencana pembangunan jalan lingkungan melalui aplikasi Si Jangkung.
"Jadi pemerintah desa (Pemdes) nantinya tinggal meng-klik dan memfoto lokasi yang akan menjadi usulan prioritas di dalam sistem," ujarnya.
Aplikasi ini dalam implementasinya terbagi tiga tahap yakni jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek, dalam kurun enam bulan Si Jangkung sudah digunakan di Disperkim. Jangka menengah dapat diakses di 20 kecamatan. Sedangkan jangka panjang, akan dikembangkan menjadi lebih sempurna lagi. "Aplikasi Si Jangkung memang masih tahap penyempurnaan," tutupnya. (adv/diskominfo/kkr/kn1/rhi)
admin