AKSI Kukar Minta Fasilitasi DPRD untuk Bahas TPP Kepsek
kukarnews.id, TENGGARONG - Sejumlah Kepala Sekolah di Kukar yang tergabung ke dalam Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kukar berharap agar pemerintah daerah dapat menaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
Ketua AKSI Kukar, Saidah Hafina mengatakan, TPP kepaek dengan guru hanya selisih sekitar Rp100 ribu, padahal tanggung jawab kepsek lebih berat dari guru biasa. Sehingga hal tersebut mendasari kepsek meminta tambahan tunjangan khusus.
“Sesuai hasil kesepakatan bersama pada Januari 2023 lalu, kami mengusulkan adanya perbaikan tunjangan khusus untuk kepsek dan juga meminta kepada DPRD Kukar untuk dapat memfasilitasi melalui RDP,” kata Saidah Hafina, Rabu (13/9/2023).
Ia menyebutkan, para kepsek tidak mematok nilai terkait dengan hal tersebut, tetapi tergantung kemampuan pemerintah daerah saja. “Kami tidak menyebutkan nominal, tapi kami mohon kepada DPRD agar dapat memperjuangkan hal ini dalam mendorong pemerintah daerah, untuk menaikan TPP Kepala Sekolah,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah menuturkan, selama ini memang ada keluhan dari kepsek mengenai TPP yang hampir sama dengan TPP guru biasa. Mereka meminta untuk difasilitasi RDP.
“Ke depan akan tindaklanjuti hal ini dengan RDP, sebetulnya beberapa waktu lalu mau kita tindak lanjuti, namun berbenturan dengan Rapat Paripurna,” ucap Ahmad Zulfiansyah.
DPRD melalui Komisi IV akan mengundang OPD terkait untk membahas hal ini, DPRD meminta kepada pemerintah untuk mempelajari, mencarikan wadah atau regulasi yang memungkinkan dasar hukumnya. “Jadi ketika RDP kami minta dari AKSI dan pemda untuk menyiapkan bahan materinya masing-masing,” sebutnya. (alb/kn1/rhi/advdprdkukar)
admin