Kader Posyandu Diapresiasi Bupati Kukar: Ujung Tombak Penurunan Stunting
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dalam peresmian dua Posyandu baru di Desa Sebulu Ilir, yakni Posyandu Melati Ungu dan Posyandu Kenanga. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memberikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu yang telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Edi menegaskan bahwa peningkatan insentif bagi kader akan dipertimbangkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
"Kader Posyandu memainkan peran penting dalam penurunan angka stunting. Di berbagai daerah, mereka aktif melakukan edukasi gizi, pengukuran dan penimbangan balita, kunjungan rumah, serta pemberian makanan tambahan dan vitamin kepada ibu hamil dan anak-anak," jelas Bupati Edi Damansyah.
Meski demikian, para kader juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan rendahnya partisipasi masyarakat. "Kontribusi mereka tetap signifikan," ucapnya.
Dirinya juga saat ini sedang mengusulkan terkait kenaikan insentif dengan harapan hal ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. "Saya sangat menghargai peran para kader. Usulan soal insentif akan kami pelajari lebih lanjut. Terima kasih atas komitmen dan kerja kerasnya menjaga kesehatan masyarakat dari tingkat paling dasar,” ucap Edi.
Pemerintah pusat melalui Kemenko PMK juga menegaskan bahwa Posyandu dan Puskesmas adalah garda terdepan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai Januari 2025. Program ini bertujuan menurunkan angka stunting dan mencegah kasus baru melalui pendekatan holistik, termasuk intervensi gizi sejak remaja putri hingga masa kehamilan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat, Posyandu diharapkan terus menjadi benteng utama dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat dan bebas dari stunting. (adv/diskominfokukar/stg/kn2/rhi)
adminKN