Raih Akreditasi A, Perpustakaan SMPN 1 Tenggarong Jadi Teladan Literasi Sekolah

Raih Akreditasi A, Perpustakaan SMPN 1 Tenggarong Jadi Teladan Literasi Sekolah

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Perpustakaan SMP Negeri 1 Tenggarong berhasil meraih akreditasi A, menegaskan posisi sekolah ini sebagai salah satu teladan dalam penguatan literasi di Kutai Kartanegara (Kukar). Prestasi ini menjadi bukti nyata upaya kolaboratif antara sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, serta Dinas Perpustakaan Daerah.

 

Plt. Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pendampingan berkelanjutan, penyediaan fasilitas teknologi, serta distribusi buku-buku literasi ke sekolah-sekolah. 

 

“Kami ingin perpustakaan di sekolah tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi bertransformasi menjadi perpustakaan hybrid yang memadukan layanan cetak dan digital,” ujarnya.

 

Tahun 2025, Disdikbud Kukar mengalokasikan sekitar 1.200 eksemplar dari 800 judul buku untuk memperkuat koleksi literasi di sekolah-sekolah, termasuk SMPN 1 Tenggarong. Dukungan ini sejalan dengan program transformasi pendidikan berbasis teknologi, di mana siswa dapat mengakses literasi melalui buku fisik maupun platform digital.

 

Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaeni, menjelaskan bahwa akreditasi A ini diperoleh setelah penilaian menyeluruh terhadap fasilitas, koleksi buku, serta manajemen perpustakaan. “Perpustakaan kami sudah memenuhi seluruh kriteria kelayakan. Koleksi buku pelajaran dan literasi sangat lengkap, dan setiap siswa mendapat pinjaman buku sesuai kebutuhan belajar mereka,” kata Imam.

 

Imam menambahkan bahwa predikat akreditasi ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan inovasi literasi. “Kami ingin siswa terbiasa mengakses berbagai sumber pengetahuan, baik konvensional maupun digital, sehingga budaya membaca dapat tertanam sejak dini,” ujarnya.

 

Prestasi SMPN 1 Tenggarong ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kukar untuk mengembangkan perpustakaan sebagai pusat literasi modern, yang tidak hanya mendukung pembelajaran, tetapi juga membentuk generasi muda yang gemar membaca dan melek teknologi. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)